Dalam keadaan setengah
sadar menatap pada sebuah gedung sekolah yang 2 tahun lalu pernah menjadi saksi
singkat pertemuan itu. Aku memperhatikannya begitu lekat. Memandangi ke
sekeliling lingkungan sekolah yang sepi dan di penuhi dengan sampah dedaunan kering.
Aku melangkah perlahan dan duduk tepat di depan ruang Lab Kimia. Saat itu aku
melihatnya masuk, berjalan, tersenyum memandang ke arah lain. Wajahnya begitu
tenang. Aku seolah seperti terhipnotis ketika melihatnya pertama kali. Rasa
damai itu benar-benar ada saat aku mengenalinya sebagai orang asing yang tengah
mengurus kegiatan buku tahunan SMA angkatanku.
“Neng…” aku tersentak ketika ada seseorang yang tiba-tiba
memanggilku dengan sapaan tersebut. Dan ternyata dia adalah salah satu penjaga
sekolah.