Tak
lama kami tiba di sebuah kota mewah, megah nan indah, begitu memukau siapa pun
yang datang dan berkunjung untuk menikmati arsitektur bangunan-bangunan tua di
Venice. Salah satu arsitektur bangunan yang menjadi perhatian utamaku adalah
bangunan Ca’D’Oro dan Doge Palace, yang mana mereka menggunakan arsitektur yang
mengkombinasikan penggunaan lengkungan gothic dengan pengaruh arsitektur
bizantium dan gaya moor. Dan kebanyakan orang mengenal nama arsitektur ini
dengan sebutan Venetian Gothic. Gaya ini
mendapat pengaruh gaya bizantium dari konstantinopel dan pengaruh arab dari
kaum moor spanyol, biar terdengar rumit arsiktektur Venetian Gothic ini penekanannya pada struktur yang ringan dan
anggun. Aku teramat menyukai
pekerjaan apa pun yang berhubungan dengan seni, entah seni lukis, musik,
arsitektur bangunan, atau pun design interior. Sebab yang di butuhkan dalam
pekerjaan itu tidak hanya skill tapi juga ide cemerlang untuk membuat
orang-orang tertarik untuk memilikinya.
“Nada….”
“Si
Ray?”
“Gelato?”
Ray tersenyum.